Senin, 25 Agustus 2008

Keutamaan Shala Tarawih


Shalat Tarawih atau Shalat malam memiliki keutamaan dan keistimewaaan sebagai salah satu ibadah di bulan suci Ramadhan. Apa saja keutamaan Shalat Tarawih itu? Dari Ali bin Abi Thalib ra bahwa dia berkata: Nabi SAW ditanya tentang keutamaan-keutamaan tarawih di bulan Ramadhan. Kemudian beliau bersabda:

  1. Pada malam pertama, Orang mukmin keluar dari dosanya, seperti saat dia dilahirkan oleh ibunya.
  2. Dan pada malam kedua, ia diampuni, dan juga kedua orang tuanya, jika keduanya mukmin.
  3. Dan pada malam ketiga, seorang malaikat berseru dibawah 'Arsy: "Mulailah beramal, semoga Allah mengampuni dosamu yang telah lewat."
  4. Pada malam keempat, dia memperoleh pahala seperti pahala membaca Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Furqan (Al-Quran).
  5. Pada malam kelima, Allah Ta'ala memeberikan pahala seperti pahala orang yang shalat di Masjidil Haram, masjid Madinah dan Masjidil Aqsha.
  6. Pada malam keenam, Allah Ta'ala memberikan pahala orang yang berthawaf di Baitul Makmur dan dimohonkan ampun oleh setiap batu dan cadas.
  7. Pada malam ketujuh, seolah-olah ia mencapai derajat Nabi Musa a.s. dan kemenangannya atas Fir'aun dan Haman.
  8. Pada malam kedelapan, Allah Ta'ala memberinya apa yang pernah Dia berikan kepada Nabi Ibrahin as
  9. Pada malam kesembilan, seolah-olah ia beribadat kepada Allah Ta'ala sebagaimana ibadatnya Nabi saw.
  10. Pada Malam kesepuluh, Allah Ta'ala mengaruniai dia kebaikan dunia dan akhirat.
  11. Pada malam kesebelas, ia keluar dari dunia seperti saat ia dilahirkan dari perut ibunya.
  12. Pada malam keduabelas, ia datang pada hari kiamat sedang wajahnya bagaikan bulan di malam purnama.
  13. Pada malam ketigabelas, ia datang pada hari kiamat dalam keadaan aman dari segala keburukan.
  14. Pada malam keempat belas, para malaikat datang seraya memberi kesaksian untuknya, bahwa ia telah melakukan Shalat Tarawih, maka Allah tidak menghisabnya pada hari kiamat.
  15. Pada malam kelima belas, ia didoakan oleh para malaikat dan para penanggung (pemikul) Arsy dan Kursi.
  16. Pada malam keenam belas, Allah menerapkan baginya kebebasan untuk selamat dari neraka dan kebebasan masuk ke dalam surga.
  17. Pada malam ketujuh belas, ia diberi pahala seperti pahala para nabi.
  18. Pada malam kedelapan belas, seorang malaikat berseru, "Hai hamba Allah, sesungguhnya Allah ridha kepadamu dan kepada ibu bapakmu."
  19. Pada malam kesembilan belas, Allah mengangkat derajat-derajatnya dalam surga Firdaus.
  20. Pada malam kedua puluh, Allah memberi pahala para Syuhada (orang-orang yang mati syahid) dan shalihin (orang-orang yang saleh).
  21. Pada malam kedua puluh satu, Allah membangun untuknya sebuah gedung dari cahaya.
  22. Pada malam kedua puluh dua, ia datang pada hari kiamat dalam keadaan aman dari setiap kesedihan dan kesusahan.
  23. Pada malam kedua puluh tiga, Allah membangun untuknya sebuah kota di dalam surga.
  24. Pada malam kedua puluh empat, ia memperoleh duapuluh empat doa yang dikabulkan.
  25. Pada malam kedua puluh lima , Allah Ta'ala menghapuskan darinya azab kubur.
  26. Pada malam keduapuluh enam, Allah mengangkat pahalanya selama empat puluh tahun.
  27. Pada malam keduapuluh tujuh, ia dapat melewati shirath pada hari kiamat, bagaikan kilat yang menyambar.
  28. Pada malam keduapuluh delapan, Allah mengangkat baginya seribu derajat dalam surga.
  29. Pada malam kedua puluh sembilan, Allah memberinya pahala seribu haji yang diterima.
  30. Dan pada malam ketiga puluh, Allah ber firman : "Hai hamba-Ku, makanlah buah-buahan surga, mandilah dari air Salsabil dan minumlah dari telaga Kautsar. Akulah Tuhanmu, dan engkau hamba-Ku."
Demikianlah, keutamaan Shalat tarawih yang disebutkan oleh Rasulullah

Mimpi - Mimpi Rasulullah

Daripada Abdul Rahman Bin Samurah lah.a. berkata, Nabi Muhammad s.a.w. bersabda: Sesunguhnya aku telah mengalami mimpi yang MENAKJUBKAN pada malam kelmarin….

* Aku telah melihat seorang dari umatku telah didatangi malaikatul maut untuk mengambil nyawanya, maka malaikat itu terhalang disebabkan KETAATAN KEPADA KEDUA IBU-BAPANYA.

* Aku melihat seorang dari umatku telah disediakan azab kubur, maka ia telah diselamatkan oleh berkat WUDUKNYA.

* Aku melihat seorang dari umatku sedang dikerumuni oleh syaitan-syaitan, maka ia diselamatkan dengan berkat ZIKIRNYA kepada Allah.

* Aku melihat bagaimana umatku diseret oleh malaikatul azab, tetapi SOLATNYA telah melepaskannya dari seksaan itu.

* Aku melihat umatku ditimpa dahaga yang amat berat, setiap kali dia mendatangi satu telaga dihalang dari meminumnya, ketika itu datanglah pahala PUASANYA memberi minum hingga ia merasa puas.

* Aku melihat umatku cuba untuk mendakati kumpulan para nabi yang sedang duduk berkumpul-kumpul, setiap kali dia datang dia akan diusir, maka menjelmalah MANDI JUNUBNYA sambil memimpinnya ke kumpulanku seraya duduk di sebelahku.

* Aku melihat seorang dari umatku berada di dalam keadaan gelap gelita, di hadapannya gelap, di belakangnya gelap, di bawahnya gelap sedangkan dia sendiri dalam keadaan binggung, maka datanglah pahala HAJI DAN UMRAHNYA lalu mengeluarkannya dari kegelapan kepada tempat yang terang benderang.

* Aku melihat umatku cuba berbicara dengan golongan orang mukmin tetapi mereka tidakpun membalas bicaranya, maka menjelmalah SILATURRAHIMNYA lalu menyeru kepada mereka agar menyambut bicaranya, lalu berbicaralah mereka dengannya.

* Aku melihat umatku sedang menepis-nepis percikan api ke mukanya, maka segeralah menjelma pahala SEDEKAHNYA lalu menabiri muka dan kepalanya dari bahaya api tersebut.

* Aku melihat umatku sedang diseret oleh malaikatul zabaniah ke merata tempat, maka datanglah pahala AMAR MA’RUF NAHI MUNGKARNYA seraya menyelamatkan dia dari cengkaman tersebut dan diserahkan kepada malaikat rahmat.

* Aku melihat juga umatku sedang merangkak-rangkak, di antaranya dengan Tuhan dipasangkan hijab, maka menjelmalah BUDI DAN AKHLAKNYA memimpinnya sehingga terbuka hijab tersebut dan masuklah dia bertemu dengan Tuhannya.

* Aku melihat umatku didatangi buku catatan daripada sebelah kiri, tiba-tiba datanglah pahala TAKUTNYA KEPADA ALLAH lalu menukarnya ke sebelah tangan kanan.

* Aku melihat seorang umatku terangkat timbangannya, maka menjelmalah ANAK-ANAKNYA YANG MATI KECIL lalu menekan timbangan hingga menjadi berat.

* Aku melihat umatku sedang berada di tepi neraka jahannam, tiba-tiba muncullah PERASAAN GERUNNYA TERHADAP SEKSAAN ALLAH lalu membawa dia jauh dari tempat itu.

* Aku melihat umatku terjerumus ke lembah neraka, lalu datanglah AIR MATANYA YANG PERNAH MENGALIR KERANA TAKUT KEPADA ALLAH, menyelamatkannya.

* Aku juga melihat umatku sedang meniti titian sirat dalam keadaan tubuhnya terketar-ketar seperti bergoncangnya dedaun yang ditiup angin, maka datanglah pahala BERBAIK SANGKA DENGAN ALLAH lalu mententeramkannya melalui titian tersebut sehingga ke penghujungnya.

* Aku melihat umatku sedang meniti titian sirat dalam keadaan merangkak dan meniarap lalu datanglah SOLATNYA merayu kepadaku dan akupun memimpin tangannya dan mengajaknya berdiri serta berjalan hingga ke hujungnya.

* Aku melihat umatku sudah hampir tiba di pintu syurga tetapi tiba-tiba pintu syurga tertutup, di waktu itu muncullah PENYAKSIANNYA BAHAWA TIADA TUHAN YANG BERHAK DISEMBAH MELAINKAN ALLAH membukakan kembali pintu
itu dan diapun memasukinya.

* Aku melihat ramai orang sedang meggunting lidah mereka. Aku bertanya
kepada Jibril siapa mereka? Jawab Jibril, itulah orang-orang yang suka
membawa mulut kesana sini.
Aku juga melihat orang yang digantung lidah mereka. Aku bertanya kepada
Jibril siapa pula mereka? Jawab Jibril itulah pembalasan orang yang
suka menabur fitnah kepada orang-orang yang beriman tanpa bukti.

Bentuk - Bentuk Cinta

Al-Allamah Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata :

Ada empat macam bentuk mahabbah (cinta) yang harus dibedakan antara satu sama lain, karena orang yang tidak dapat membedakannya pasti tersesat, ke empat macam mahabbah itu adalah :

Pertama : Mahabatullah (mencintai Allah)

Mahabatullah saja tidak mencukupi untuk dapat selamat dari adzab Allah dan beruntung meraih pahalaNya, Sebab kaum musyrikin, para penyembah salib (kaum nashrani) kaum Yahudi dan selainnya merekapun mencintai Allah juga

Kedua : Mahabbatu ma yuhibbullah (mencintai apa saja yang dicintai oleh Allah)

Mahabbah inilah yang memasukkan seseorang kedalam islam serta mengeluarkannya fari kekufuran. Manusia yang paling dicintai oleh Allah ta’ala adalah orang orang yang paling hebat dalam ber- “mahabbatu ma yuhibbullah”

Ketiga : Al-Hubb Lillah wa Al-hubb Fillah ( cinta demi Allah dan cinta karena Allah)

Ini merupakan bagian dari konsekwensi “mahabbatu ma yuhibbullah”. “mahabbatu ma yuhibbullah” itu takkan tegak kecuali harus dengan Al-Hubb Lillah wa Al-hubb Fillah ini.

Keempat : Al-Mahabbah Ma’allah (mencintai seseuatu dan mensejajarkannya dengan kecintaan kepada Allah )

Ini merupakan “al-mahbbah as-syirkiyah” (kecintaan bercabang, kecintaan yang bersifat syirik) barangsiapa yang ber- “mahabbah ma’alllah” terhadap sesuatau, maka ia berarti telah menjadikan segala sesuatu yang ia cintai selain Allah itu sebagai tandingan terhadap Allah. Ini adalah mahabbahnya kaum musyrikin